Skip to main content

Tipe Employment

Intern

Intern/magang kerja adalah proses penerapan keilmuan atau kompetensi yang didapat selama menjalani masa pendidikan di dunia kerja secara langsung. Pemagang jadi bisa memahami sistem kerja yang profesional di industri sebenarnya. Menurut Undang-Undang menyebutkan bahwa: magang merupakan bagian dari salah satu pelatihan kerja yang terselenggara di sebuah perusahaan. Tujuan magang yang utama adalah mempersiapkan para pelajar/mahasiswa untuk masuk dunia kerja dan bisa memberi keterampilan yang dibutuhkan industri.

Magang diatur dalam Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi no. Per.22/Men/IX/2009, serta UU No. 13 tahun 2003 pasal 21 – 30 tentang Ketenagakerjaan.


Part-time

Kerja part-time adalah pekerjaan yang memiliki setengah dari jam kerja normal atau full time. Namun tidak terbatas pada jam kerja saja, kerja part time umumnya bersifat sementara untuk periode tertentu yang telah ditetapkan oleh perusahaan. Insentif yang didapat dari kerja part-time biasanya dihitung dalam waktu tertentu kemudian diakumulasikan selama hari pekerja tersebut bekerja. Kerja part time umumnya dilakukan untuk mencari penghasilan tambahan, menambah uang tabungan, memanfaatkan waktu luang, hingga mengasah skill yang dimiliki.


Full-time

Full-time adalah pekerjaan dengan jam waktu bekerja secara penuh di mana dalam seminggu menghabiskan waktu kerja sekitar 35-40 jam dan mendapatkan gaji bulanan.


Freelance

Freelance adalah pekerjaan yang tidak terikat dengan perusahaan manapun dalam waktu yang panjang. Dalam bekerja, seorang freelance menggunakan sistem proyek, di mana perusahaan yang mengggunakan jasanya akan membuat proses kesepakatan tentang proyek apa yang ingin di buat dan tenggang waktu maksimal proses pengerjaan proyek tersebut. Seorang freelance boleh bekerja kapan saja dan dimana saja, yang terpenting mampu mengerjakan tugas proyek tepat pada waktunya. Setelah proyek selesai, maka tidak ada lagi keterikatan antara sang freelance dengan perusahaan.