Struktur Perusahaan
Struktur organisasi perusahaan merupakan komponen atau unit kerja tertentu yang terdapat pada sebuah perusahaan atau badan usaha. Tujuan dibentuknya struktur organisasi perusahaan adalah agar memudahkan distribusi penugasan atau tanggung jawab dalam menjalankan sebuah perusahaan. Keberadaan struktur organisasi perusahaan akan memperjelas batas peran dan tanggung jawab dari masing-masing orang yang bekerja di perusahaan. Artinya, struktur organisasi yang tertata sesuai fungsinya dan optimal juga akan membesarkan perusahaan.

Desentralisasi
Desentralisasi (decentralization) adalah pendelegasian wewenang perencanaan dan pengambilan keputusan kepada individu atau sub-unit organisasi yang lebih bawah. Aplikasi konsep tersebut berlaku untuk berbagai organisasi, termasuk di sektor bisnis maupun sektor pemerintah. Dalam konsep desentralisasi, individu atau subunit organisasi memiliki beberapa wewenang untuk membuat perencanaan dan mengambil keputusan. Rantai waralaba adalah contoh dari desentralisasi. Pemegang lisensi waralaba bertanggung jawab atas operasi mereka sendiri, termasuk bagaimana menarik pelanggan, membayar pekerja, dan mencetak laba.
Eksekutif perusahaan memberikan lebih banyak wewenang dan tanggung jawab pengambilan keputusan kepada bawahan. Tujuan desentralisasi di dalam perusahaan adalah untuk mendorong fleksibilitas. Itu membantu pengambilan keputusan yang lebih cepat, yang pada gilirannya, dapat mempercepat respon. Selain itu, itu juga untuk meningkatkan pemberdayaan. Desentralisasi memberi staf garis depan kekuatan, wewenang dan tanggung jawab untuk membuat keputusan dengan segera. (Cerdasco, 2020)